Komunitas SATUKEDAI Luncurkan Buku “SUMUT BANGGA, 21 Tokoh yang Memotivasi” di Medan

CSRkita (15/11) – Sumatera utara tidak pernah berhenti menghasilkan putera puteri terbaik bangsa ini. Banyak orang-orang penting di negara ini berasal dari Sumatra Utara. Kini, mereka pun ada di semua lini dan latar belakang.

Sumatra Utara tentu bangga memiliki putera puteri yang cakap dan ahli di bidang masing-masing. Dan semua hal membanggakan tentang Sumatra Utara itu selalu pula menjadi kebanggaan bagi warga Sumut. Tak terkecuali pula bagi para perantau.

Tanpa banyak gembar-gembor, banyak putera asli Sumatra Utara yang berprestasi di bidangnya masing-masing. Bahkan, banyak mereka yang tidak disangka-sangka ternyata berasal dari Sumatra Utara.

Atas dasar kebanggaan akan Sumatra Utara itu, beberapa perantauan asal Sumut yang tergabung dalam Komunitas SATUKEDAI berinisiatif mencari dan menuliskan tokoh-tokoh asal Sumatra Utara.

Namun ternyata sangat banyak tokoh asal Sumut. Akhirnya disepakati, tokoh yang ditulis adalah mereka yang memiliki latar belakang menarik dan menginspirasi. Komunitas SATUKEDAI sendiri adalah komunitas kreatif perantauan asal Sumatra Utara (SUMUT) di Jakarta dan sekitarnya. Anggota Komunitas SATUKEDAI berasal dari berbagai latar belakang profesi. Ada jurnalis, film maker, sebagai pemusik, pekerja televisi, entertainer, enterpreneur dan lain-lain

Dari pemikiran itu kemudian lahirlah gagasan untuk membuat buku kumpulan profil tokoh yang berjudul “SUMUT BANGGA, 21 Tokoh yang Memotivasi”.

Tidak mudah untuk menentukan 21 tokoh yang akan dimuat. Dan tidak semua tokoh asal Sumut bisa ditampilkan karena terbatasnya tempat. Namun di luar nama-nama yang ada di buku ini, masih banyak nama-nama lain yang mungkin juga tidak sadari banyak orang.

Lewat diskusi panjang dan kriteria yang dipersempit, akhirnya terpilihlah 21 nama yang muncul di buku “Sumut Bangga”. Mereka dibagi dalam beberapa kategori.

Nama-nama tokoh yang ada di buku “Sumut Bangga” adalah Aditya (pegiat animator), Merdi Sihombing (desainer) dan Ariska Puteri Pertiwi (Miss Grand International) untuk bidang Seni Kreatif. Lalu ada Sofyan Tan (tokoh pembauran) untuk bidang Pendidikan.

Di bidang Film dan Musik ada nama Babe Cabita (komedian/komika), Joko Anwar (sutradara) dan Putri Ayu Silaen (penyanyi). Hinca IP Pandjaitan XIII (Sekjen Partai Demokrat) dan Dahnil Anzhar Simanjuntak (Ketua Pemuda Muhammadiyah) di bidang Sosial Politik.

Selanjutnya Lindswell Kwok (Juara Dunia Wushu) di bidang Olah Raga. Di bidang Hukum ada nama Farid Wajdi (Juru Bicara KY), Lili Pintauli Siregar (Komisioner LPSK) dan Mahmud Mulyadi (akademisi/pakar hukum).
Ahmad Taufan Damanik (Ketua Komnas HAM), Henri Saragih (Ketua Umum Serikat Petani Indonesia) dan Ahmad Sofian (aktivis perlindungan anak) di bidang Hak Asasi Manusia. Di bidang Ekonomi dan Bisnis ada nama Raden Pardede (ekonom), Guntur Syahputra Saragih (Komisioner KPPU) dan Nennie Naugan Simanungkalit (pengusaha kopi wanita). Dan terakhir, bidang Media dan Buku ada nama Ika Natassa (novelis) dan Teguh Santosa (Pemimpin Umum Kantor Berita Politik RMOL).

Buku “SUMUT BANGGA, 21 Tokoh yang Memotivasi” akan launching di Medan pada Jumat (16/11) pukul 14.00 WIB di Omerta Koffie, Jalan Wahid Hasyim, Medan. Buku ini ditulis dengan keroyokan sejumlah perantau dan pegiat kreatif dari berbagai latar belakang profesi, yakni Denny Setiawan Batubara, Muhammad Ikhwan, Amelia Ramadhani, Ekmal Muhammmad, Muhammad Darwinsyah, Emil W. Aulia, Ken Norton Hutasoit, Rumondang Nainggolan, Didik Luhur Pambudi, Yuni Pulungan dan Muhammad Riza Nasser.

Salah seorang penulis, Denny S. Batubara mengatakan, dalam launching nanti akan hadir sejumlah tokoh yang ada di dalam buku. Buku “SUMUT BANGGA” sendiri tidak diperjualbelikan. Hal itu sebagai penghormatan bagi seluruh tokoh yang sudah bersedia berbagi kisah tanpa meminta imbalan apa pun. Buku ini akan dibagikan untuk generasi muda agar mengetahui bahwa Sumut memiliki banyak tokoh berprestasi yang kadang-kadang tidak kita sadari.
Komunitas SATUKEDAI sendiri bersifat nirlaba, usai menerbitkan buku “SUMUT BANGGA”, telah mempersiapkan sebuah website yang diberinama satukedai.com sebagai salah satu produk untuk mempublish karya-karya dari anggota komunitas.

Nantinya, Komunitas SATUKEDAI juga akan memproduksi film-film pendek, video klip dari album musik dan video-video lainnya yang akan diproduksi oleh para perantau yang berprofesi sebagai Film Maker, Pemusik dan Pekerja Televisi sebagai sebuah karya kolaborasi sesama perantau dalam Komunitas SATUKEDAI.

Sumber : Press Release

Please follow and like us:
error

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *